Detail Berita

Beranda / Berita / Detail Berita

Sosialisasi Pendidikan Keluarga

Senin, 31 Agustus 2020 12:00 WIB 0 Komentar 552

Pendidikan untuk anak dan remaja mempunyai tantangan tersendiri karena mereka tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat baik secara fisik, emosi kognitif, maupun sosial. Pada masa itu, berbagai permasalahan bisa dihadapi anak dalam pergaulan mereka di lingkungan satuan pendidikan, keluarga, dan di lingkungan masyarakat. Masalah masalah tersebut diantaranya menyangkut beberapa perilaku beresiko seperti penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS, pornografi, dan juga tindakan kekerasan.


Berdasarkan penelitian dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2013, peningkatan kasus narkoba semakin signifikan dari waktu ke waktu. Efek lain penyalahgunaan narkoba adalah penularan HIV/AIDS, karena penggunaan jarum suntik secara bergantian oleh para  pecandu. Selain itu penularan IV/AIDS juga melalui hubungan seks yang bebas dan tidak aman.


Penyalahgunaan narkoba juga bisa menyebabkan munculnya kecenderungan pada pecandu untuk melakukan tindakan kekerasan. Menurut penelitian dari Direktorat Bina Budaya Kementerian Kesehatan tahun 2012, para pecandu narkoba cenderung mengalami ganguan men-tal dan perilaku. Gangguan mental dan perilaku ini salah satunya ditandai dengan ketidakstabilan emosi yang semakin meningkat, yang dapat memicu timbulnya tindakan kekerasan. Sifat adiktif narkoba menyebabkan para pecandu bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan narkoba, termasuk dengan menggunakan kekerasan. Hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba oleh Jurnal Data P4GN tahun 2015 menunjukkan bahwa mayoritas pengguna narkoba (39,04% dari 4.098.029 responden) adalah tipe “coba pakai” yaitu orang yang menyalahgunakan narkoba dengan frekuensi waktu satu atau dua kali pakai karena penasaran dan ingin mencobanya. Selain itu, perkembangan teknologi yang menjadikan semakin mudahnya akses pada informasi yang hampir tidak terbatas berbanding lurus dengan meningkatkan pornografi. Mudahnya akses informasi memudahkan pula bagi semua orang termasuk anak-anak dan remaja dalam mendapatkan konten-konten pornografi. Selain itu, propaganda dari banyak pihak yang berusaha melegalkan hubungan sesama jenis juga semakin masif.


Berdasarkan penelitian dari Cambridge University pada tahun 2013, efek samping dari penyalahgunaan narkoba adalah terkait dengan kerusakan otak dan rusaknya tiga bagian otak manusia (orbito-frontal mid-frontal, in-sula, dan cingulate). Bagian otak yang rusak karena seseorang kecanduan pornografi ternyata lebih banyak. Ada 5 (lima) bagian otak yang rusak pada pecandu pornografi yaitu orbito-frontal mid-frontal, insula, nucleus accumbens, cingulate, dan cerebellum. Upaya untuk mencegah dan menanggulangi perilaku beresiko perlu dilakukan diantaranya dengan peningkatan kapasitas berbagai pihak dalam mengenali bentuk dan sumber masalah psikologis atau sosial pada anak. Untuk itu Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga memberikan Bantuan Sosialisasi dan Pendampingan Pencegahan HIV/AIDS, Penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Tindak Kekerasan. Program bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan  pengetahuan pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/komite sekolah, peserta didik serta pengawas di satuan pendidikan tersebut serta beberapa satuan pendidikan di sekitarnya terkait dengan berbagai isu di seputar anak dan remaja. Agar agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan tertib, efektif, efisien, dan bertanggung jawab sesuai tujuan yang diharapkan, perlu adanya Petunjuk Pelaksanaan Sosialisasi dan Pendampingan Pencegahan HIV/AIDS, Penyalahgunaan Narkoba, Pornografi dan Tindak Kekerasan sebagai acuan pada lembaga/satuan pendidikan yang ditetapkan.

Selasa 24 September 2019, bertempat di Aula SMA Negeri 3 Pangkalpinang di selengarakan Sosialisasi dan Pendampingan Pencegahan HIV/AIDS,Penyalahgunaan narkoba,pornografi dan tindak kekerasan SMAN 3 Pangkalpinang yang di selenggarakan oleh SMA Negeri 3 Pangkalpinang dengan tujuan Menyiapkan generasi muda yang berkarakter. Sasarankegiatan ini adalah  di ikuti oleh Siswa dari Beberapa Sekolah Tingkat SMA /SMK di Pangkalpinang , anak dan remaja dari komunitas dan lembaga relevan, komite sekolah, kepala lembaga /satuan pendidikan, guru bimbingan konseling/guru lainnya, pamong belajar (UPT dan PKBM/ sejenis), pengawas pada satuan pendidikan. denga nara sumber dari berbagai pihak terkait antara lain

Narasumber pusat:
  Nanik suwaryani,Ph.D
 Purwanto M.Pd
Fasilitator pusat:
Asih Priamsari,S.Psi
Sri Sugiarti,SE
Narsum daerah:
BNN:
Evon Materni,SE
Nur Rofingah,S.Psi
Polda:
Kompol Hariansyah


Bagikan ke:

Apa Reaksi Anda?

0


Komentar (0)

Tambah Komentar

Agenda Terbaru
Prestasi Terbaru